Gubsu Edy Rahmayadi pada pelepasan Kontingen Pramuka Santri Sumut Sumut mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V di Provinsi Jambi Tahun 2018, di Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (18/10/2018). (reporter88.comistimewa)

Medan, reporter88.com – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, melepas kontingen Pramuka Santri Sumut mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V Tahun 2018 di Jambi, 24-30 Oktober 2018. Diharapkan, kontingen yang berjumlah 220 orang santri pramuka dari seluruh daerah di Sumut itu tidak hanya sekadar berangkat saja, tetapi mampu meraih prestasi terbaik.

“Jangan hanya sekadar berangkat dan pulang, lakukan yang terbaik. Jadi kita harus berprestasi, itu namanya bermartabat, bermartabat tidak hanya teriak-teriak bermartabat saja,” kata Edy Rahmayadi ketika melepas kontingen PPSN 2018 di Ruang Ferdinand Lumban Tobing, Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Kamis (18/10).

Hadir pada pelepasan itu, Kepala Badan Silaturahmi Pondok Pesantren Sumut Yulizar P lubis, Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Sumut, M Yusuf, Staf Ahli Bidang Pendidikan Kesehatan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat Setdaprovsu, Asren Nasution.

Gubernur Edy menceritakan, sebelum menjadi tentara, dirinya ditempa oleh pramuka. Sejak kelas 1 SMP hingga SMA menjadi anggota pramuka. “Saya percaya ada banyak ilmu di situ, dulu kami dilatih masuk ke hutan, kita ke dalam dan itu yang membuat kita survival,” katanya.

Pramuka, kata Edy, merupakan salah satu elemen yang membuat generasi muda menjauhi hal buruk seperti narkoba. “Saya percaya kalau seorang pramuka selalu jauh dari hal buruk, karena selalu disibukkan dengan berpikir dan berbagai kegiatan positif,” ujarnya.

Tentang santri, Edy percaya, bahwa santri memiliki jiwa nasionalis yang tinggi. Santri merupakan salah satu golongan yang ikut memerdekakan republik Indonesia. “Jiwa nasionalis santri itu tinggi, saya yakin benar itu, dia tak kenal takut, baginya kebenaran adalah segala-galanya. Itu yang membuat mereka yakin,” ujarnya.

Gubsu juga mengatakan kepada para santri pramuka agar tidak perlu takut pada apapun. “Takutlah hanya kepada Allah SWT. Berbuatlah, belajarlah sebelum kita masuk ke liang kubur. Selamat jalan anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut, Tengku Darmansyah mengatakan keberangkatan kontingen PPSN 2018 diharapkan dapat mengasah dirinya dan menimba ilmu, sehingga bisa melanjutkan pembangunan di Sumut.

Dijelaskan, kegiatan yang diikuti para kontingen meliputi, festival film pendek, festival kuliner, festival drama, dan festival atau anugrah stand provinsi terbaik. Ada juga beberapa kontingen Provinsi Sumut yang akan mengikuti seleksi ASEAN Scout Educational Recreation Tour (Scetro). Peserta yang lulus akan mengikuti tur di 5 negara ASEAN di antaranya Vietnam, Kamboja, Malaysia, Thailand, dan Singapura. (roben)

Loading...