Orator aksi demo mengeluarkan kata kotor saat berorasi di depan Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Sei Rampah, reporter88.com – Aksi demo yang dilakukan oleh puluhan orang dari masyarakat Desa Ujung Rambung Kecamatan Pantai Cermin ke Kantor Bupati Serdang Bedagai (Sergai) di Sei Rampah, Rabu (24/10/2018) kemarin menjadi perbincangan dikalangan masyarakat.

Pasalnya, dalam aksi demo terkait masih beroperasinya ternak babi dan pabrik peleburan timah di Desa Ujung Rambung tersebut, kordinator aksi melontarkan kata kata kotor serta memaki maki Bupati dan Wakil Bupati saat berorasi di depan Kantor Bupati.

Aksi sang orator ini pun mendapat kecaman dari berbagai kalangan masyarakat dan meminta pihak kepolisian untuk menangkap dan mengamankan pelakunya.”Saya saja saat melihat videonya melalui media sosial (medsos) merasa kesal, apalagi saya menyaksikan langsung aksi tersebut,”ungkap seorang tokoh Pemuda Sergai Joni Panjaitan alias Jopan saat dimintai tanggapan terkait aksi demo tersebut di Sei Rampah, Kamis (25/10/2018).

Menurut Jopan, bahwa siapa saja boleh menyampaikan aspirasi didepan umum, namun harus ada aturan dan etikanya. Jangan kita semena mena memaki maki lantaran kita kesal sama Bupati maupun Wakil Bupati.”Sampaikanlah aspirasi itu dengan santun, jangan sempat menyinggung apalagi memaki maki seorang Kepala Daerah. Hal itu jelas tidak baik,”ucapnya.

Terkait hal ini, pemilik panti rehabilitas Narkoba di Kecamatan Teluk Mengkudu inipun meminta kepada pihak kepolisian khususnya Polres Sergai untuk memprosesnya.”Harus ada proses hukumnya, sehingga kedepannya bagi masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya didepan umum dapat lebih santun,”ujarnya.

Sebelumnya, puluhan masyarakat Desa Ujung Rambung melakukan aksi damai ke Kantor Bupati meminta penertiban ternak babi dan pabrik peleburan timah yang ada di kampungnya. Aksi itu dilakukan karena masyarakat merasa resah dengan keberadaan ternak dan pabrik tersebut lantaran telah mencemari lingkungan.

Dalam orasinya, kordinator aksi sempat membuat kesal lantaran tidak ada tanggapan dari Bupati maupun Wakil Bupati sehingga melontarkan kata kata kotor. Seperti yang disampaikan orator Junaidi yang sempat di rekam warga menyebutkan “Kemana Bupati dan Wakil Bupati jangan macam kon….” ucap Junaidi dengan alat pengeras suara.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Sergai AKP. Aleksander Piliang kepada Sumut24 melalui telepon selulernya mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui persis ada laporan terkait makian kepada Kepala Deaerah Sergai.”Kayaknya belum ada laporannya, tapi kalau memang ada yang buat laporan pasti kita tindak lanjuti,”bilang Kasat.(Budi Wijaya)

Loading...