Dimas Ekky Pratama, pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), akan berlaga di Grand Prix (GP) Moto2 tahun 2019. (reporter88.com/istimewa)

Medan, reporter88.com – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Dimas Ekky Pratama, akan berlaga di Grand Prix (GP) Moto2 tahun 2019 selama satu musim penuh.

Dimas menjadi satu-satunya pebalap Indonesia yang bertarung di ajang balap tingkat dunia itu atau setingkat di bawah level Moto GP.

Pada GP Moto2 2019, Dimas dipilih sebagai pebalap andalan Idemitsu Honda Team Asia, mewakili bakat-bakat terbaik dari belahan bumi Asia. Idemitsu Honda Team Asia merupakan tim balap yang berpengalaman di ajang GP

Dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/10/2018), PT AHM menyebutkan pembalap berjuluk “Red Forehead” itu pantas naik kelas. Hal itu berkaca dari prestasi, sederet gelar sudah ditorehkannya, termasuk menjadi juara di ajang Suzuka 4 Hours Endurance Race.

Kemudian Dimas Ekky juara Asia Road Racing Championship yang digelar di Sentul tahun lalu, hingga mengibarkan bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di ajang CEV Moto2 European Championship dengan berdiri di podium ketiga pada seri Catalunya 2017.

Saat ini, pemilik nomor motor 20 itu sedang berlaga di CEV Moto2 European Championship, salah satu ajang tolok ukur pebalap berbakat dunia, khususnya di Eropa.

Dalam ajang yang pernah diikuti Marc Marquez sebelum naik level ke MotoGP ini, Dimas bernaung di bawah Astra Honda Racing Team (AHRT). Berkiprahnya Dimas di GP Moto2 juga menjadi salah satu indikator suksesnya AHRT sebagai tempat penggemblengan pebalap muda berbakat binaan AHM.

Bagi Dimas, kesempatan emas berlaga di GP Moto2 akan dimanfaatkannya sebagai salah satu tangga untuk mencapai mimpi tertinggi, yakni berlaga di ajang paling bergengsi, MotoGP. Dirinya sadar, bahwa perjuangan di level lebih tinggi tidak akan mudah.

“Dapat tampil di GP Moto2 merupakan kesempatan berharga yang sangat saya nantikan. Tentunya tantangan yang dihadapi akan sangat berbeda baik dari segi mesin, motor, maupun persaingan ketat kompetisinya. Sekuat tenaga saya akan berusaha memberikan prestasi terbaik demi nama harum bangsa Indonesia,” kata Dimas.

Pada tahun pertamanya di GP Moto2, Dimas menargetkan dapat cepat beradaptasi dan memberikan performa terbaiknya untuk mencetak banyak poin.

Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya mengatakan dengan pencapaian ini maka program penjenjangan balapan terstruktur yang dilakukan perusahaan semakin membuahkan prestasi yang menjadi kebanggaan untuk bangsa Indonesia.

Sementara itu, Direktur PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumut, Leo Wijaya mengungkapkan kesempatan yang diraih Dimas Ekky berlaga di Grand Prix (GP) Moto2 2019 sungguh mengagumkan.

Dengan tampilnya pebalap asal Depok, Jawa Barat, menjadi sejarah baru pembinaan balap berjenjang yang dilakukan Honda. “Proses yang secara konsisten dilakukan Honda mulai memasuki fase baru dengan menemani pebalap binaannya berlaga semusim penuh di ajang kejuaraan dunia, untuk mengejar prestasi lebih baik demi mengharumkan bangsa dan membuat bangga, ” ujar Leo Wijaya. (roben)

Loading...