Bupati Soekirman didampingi Kadis Kominfo H Ikhsan foto bersama dengan Walikota Bandung H. Odek Mohammad Danial didampingi Kadis Kominfo Bandung dr. Ahyani Raksanagara, M.Kes usai melakukan penandatanganan MoU terkait Replikasi Aplikasi e-SAKIP dan WBS bertempat di Pendopo Kota Bandung.

Sei Rampah, reporter88.com – Bertempat di pendopo Walikota Bandung, selasa (30/10/2018). Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman bersama Walikota Bandung H Odek Muhammad Danial S.AP melakukan penandatanganan kesepakan bersama (MoU) terkait Replikasi Aplikasi e-SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dan WBS (Whistle Blowing System).

Kemudian dilanjutkan dengan penandatangana Surat Perjanjian Kerjasama (SPKS) antara Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai H Ikhsan, AP, M.Si dengan Kadis Kominfo Kota Bandung dr. Ahyani Raksanagara, M.Kes.

Bupati Sergai Ir H Soekirman melalui Kadis Kominfo Ikhsan AP melalui Pesan WhatsAPP (WA) nya kepada wartawan mengatakan, selain Bupati Sergai dan Walikota Bandung, acara tersebut juga dihadiri oleh para Kepala Daerah (KDH) yang melakukan penandatanganan MoU dengan didampingi Kadis Kominfo dari masing-masing daerah.

“Ada 7 (tujuh) Daerah yang melakukan penandatangann kerjasama. Ke 7 Daerah tersebut yakni Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kerinci, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Mempawah, Kota Singkawang dan Kota Tanjung Balai,”kata Ikhsan AP.

Lebih lanjut disampaikan Ikhsan, usai melakukan penandatanganan, Walikota Bandung mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota yang telah menjalin kerjasama dengan Pemko Bandung. Hal ini merupakan langkah positif dalam hal menciptakan iklim pemerintahan yang bersih dan baik.

Sementara itu Bupati Sergai H Soekirman menyampaikan bahwa terkait dengan implementasi aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Pemkab Sergai adalah untuk meningkatkan kualitas SAKIP dari B menjadi BB. Oleh karenanya perlu juga ditingkatkan dalam hal penggunaan IT, melakukan penyusunan cascading kinerja serta penerapan kinerja di tiap-tiap OPD.

Sedangkan tujuan lain implementasi e-SAKIP, menurut Bupati Soekirman adalah untuk mengukur dan meningkatkan kualitas pelaporan kinerja instansi pemerintah daerah. Selain menghemat anggaran, e-SAKIP juga memiliki manfaat lain yaitu memudahkan pengawasan akuntabilitas pada pemerintah daerah itu sendiri, karena akuntabilitas merupakan hal penting dalam setiap pemerintahan sebab pertanggungjawaban tersebut bisa dilihat dari kinerja pemerintah yang terukur.

Sedangkan mengenai aplikasi Whistle Blowing System (WBS) merupakan sarana untuk menampung pengaduan-pengaduan pelanggaran yang berhubungan dengan ASN di lingkungan Pemkab Sergai nantinya.

“Aplikasi WBS ini disediakan oleh Pemkab Sergai dan bagi masyarakat yang memiliki informasi serta ingin melapor perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Pemkab Sergai dapat memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari manapun,”ujar Bupati.

“Dipilihnya Pemko Bandung untuk digandeng dalam penerapan e-SAKIP dan WBS, karena keberhasilan kota tersebut  dalam target kinerja pemerintahan serta pengimplementasian sistem WBS di lingkungan pemerintahannya,”pungkas Bupati Soekirman.(Yudi)

Loading...