Mobil bertransmisi otomatis atau matik.

Jakarta, reporter88.com – Kemacetan yang terjadi di kota besar, sepertinya menjadikan para konsumen semakin beralih ke mobil bertransmisi otomatis atau matik. Pemilihan ini karena kemudahan yang diterima dalam mengemudikan kendaraan bertransmisi otomatis ini.

Didalam kemudahan, pastinya ada juga kekurangan yang harus diketahui oleh pemilik kendaraan, ataupun konsumen yang berencana ingin membeli mobil matik tersebut. Berikut beberapa perlakuan berbeda dari mobil manual yang kami tuangkan, seperti yang kami lansir dari tempo otomotif.

Hal pertama yang harus diketahui konsumen yang sudah memiliki atupun berencana ingin memiliki yakni, berhenti lama dengan tuas transmisi pada posisi D (drive). Pengendara diminta untuk tidak kerap melakukan ini pada saat berkendara.

Apabila hal tersebut dilakukan, umur komponen berpotensi menjadi lebih pendek dan akan menguras isi kantong pemiliknya.

“Apabila hal tersebut dilakukan, umur komponen berpotensi menjadi lebih pendek dan akan menguras isi kantong pemiliknya,” ucap Sales Area Regional Head Shop and Drive Chinto Adiputera.

Hal ini kerap dilakukan oleh mereka yang belum mengerti. Padahal, seharusnya hal tersebut dihindari. Pada saat berhenti, pengemudi sebaiknya memindahkan ke posisi N (netral). “Ini akan membuat komponen lebih awet dan minim risiko,” jelasnya.

Berita selengkapnya Klik disini

Loading...