Zahara Sitio mewakili Nikson Silalahi mengambil formulir dari PAN Sumut, Jumat (22/9) siang.

Medan, R88 – Dua hari menjelang penutupan penjaringan, Bakal Calon Bupati Dairi, Nikson Silalahi ST MIKom mendatangi Kantor DPW PAN Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Jumat (22/9) siang.

Nikson Silalahi diwakili Zahara Sitio dan Lumban Panjaitan dari Tim Pemenangan, mengambil berkas formulir pendaftaran bakal calon Bupati Dairi dari PAN.

Namun pada Sabtu (23/9), formulir pendaftaran harus sudah dikembalikan Nikson jika ingin menjadi kandidat yang akan diseleksi PAN bertarung di Pilkada Dairi pada Juni 2018 mendatang.

Zahara Sitio maupun Lumban Panjaitan tampak sempat terkejut. Mereka tidak menyangka kalau Sabtu (23/9) adalah hari terakhir pengambilan sekaligus pengembalian formulir.

“Begitu pun besok Sabtu formulir ini akan kami kembalikan,” ujar Zahara kepada Tim Pemenangan PAN Sumut Ahmad Khairudin yang menerima kedatangan Tim Nikson.

Menurut Zahara, Nikson optimis diusung PAN karena beberapa hal mendasar. Misalnya karena Nikson maupun PAN adalah sama-sama berkomitmen meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kepala Sekretariat DPW PAN Sumut Suhartono yang mendampingi Ahmad Khairuddin dan Wakil Sekretaris DPW PAN Sumut Agus Salim Ujung pada kesempatan itu menjelaskan tahapan penjaringan di PAN.

“Besok adalah hari terakhir pengambilan dan pengembalian formulir. Karenanya kami harapkan agar Pak Nikson segera melengkapi berkas-berkasnya,” katanya.

Bagi balon yang sudah mengembalikan berkas, akan diverifikasi syarat dan kelengkapan. Sebaliknya yang tidak mengembalikan, otomatis tidak diproses.

Tahap penilaian akhir bagi balon kepala daerah adalah melalui rapat pleno yang diikuti DPW PAN Dairi dan pengurus kecamatan. Pleno digelar di Sidikalanh sekitar akhir September atau awal Oktober 2017.

Rapat pleno, tambahnya, adalah ajang penilaian akhir terhadap siapa balon kepala daerah yang diusung PAN di Pilkada Dairi. “Proses ini sama untuk kabupaten/kota lainnya di Sumut. Dan kami mengundang balon bupati hadir di sana,” katanya.

Suhartono juga menjekaskan alasan mengapa penjaringan Balon Bupati Dairi dilakukan di DPW PAN Sumut. “Ini karena kepengurusan DPW Dairi baru terbentuk sehingga belum dapat melakukan penjarigan,” jelasnya.

Sebelum Nikson, Bukit Tambunan dan Parlindungan Sinaga sudah terlebih dahulu mengambil formulir. Namun pada saat Nikson mengambil formulir, keduanya belum mengembalikan formulir. (roben)

Loading...