Puluhan massa dari Desa Ujung Rambung Kecamatan Pantai Cermin mendesak masuk ke Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Sei Rampah, reporter88.com – Puluhan warga yang berasal dari Desa Ujung Rambung Kecamatan Pantai Cermin kembali melakukan aksi damai ke Kantor Bupati Serdang Bedagai (Sergai) di Sei Rampah, Rabu (24/10/2018). Dalam aksinya, warga menuntut Pemkab Sergai untuk segera menutup lokasi peternakan babi dan pabrik peleburan aluminium yang ada di kampungnya.

Pantauan dilokasi, puluhan massa yang datang mengendarai kendaraan Pick Up serta sepeda motor dikawal ketat pihak kepolisian dari Polres Sergai. Massa yang datang juga membentangkan beberapa spanduk diantaranya bertuliskan “Tutup peternakan babi dan peleburan aluminium dikampung kami karena telah merusak lingkungan”.

Koordinator aksi, Junaidi mengatakan, aksi ini merupakan yang ketiga kali dilakukan oleh warga Desa Ujung Rambung terkait masih beroperasinya ternak babi dan pabrik peleburan aluminium di Desanya. Sebab, keberadaan ternak dan pabrik tersebut telah mencemarkan lingkungan.

”Kami datang kesini untuk menagih janji Pemkab Sergai yang katanya akan menutup ternak babi dan pabrik aluminium tersebut, tapi apa yang kami dapatkan, hingga saat ini ternak babi dan pabrik tersebut masih beroperasi”ucap Junaidi.

Junaidi juga mengatakan, jika Pemkab Sergai tidak respon dengan aksi ini, maka warga Desa Ujung Rambung akan melakukan aksi yang lebih besar. Junaidi juga mengancam akan melakukan pembakaran terhadap usaha ternak dan pabrik aluminium tersebut.

”Jika hari ini tidak ada keputusan dari Pemkab Sergai untuk menutup usaha ternak dan pabrik tersebut, maka warga akan membakar usaha ternak tersebut dan akan mengobrak abrik kantor Bupati ini, karena Kantor ini adalah milik rakyat”sebut Junaidi.

Usai melakukan orasi didepan Kantor Bupati Sergai, perwakilan dari Pemkab Sergai yang diwakili oleh Plt Asisten 1 Drs Herlan Panggabean memanggil perwakilan massa untuk dilakukan mediasi. Namun, massa menolak untuk bermediasi dengan Asisten 1, massa hanya menginginkan kehadiran Bupati maupun Wakil Bupati.

Massa yang menolak kehadiran Asisten 1 pun mendesak untuk mencoba masuk ke kantor Bupati, namun desakan massa ini pun berhasil dihalau petugas Satpol PP dan Personil Polres Sergai. Tak berhasil masuk ke Kantor Bupati, massa akhirnya membubarkan diri kembali ke Desa Ujung Rambung dengan dikawal petugas kepolisian.(Budi Wijaya)

Loading...